Susu Almond: Alternatif Nabati yang Mendukung Kesehatan dan Gaya Hidup
-
Susu almond mengandung 30–50 kalori per cangkir, kaya vitamin E, dan dapat diperkaya kalsium, vitamin D, dan B12 untuk mendukung kesehatan tubuh.
-
Susu almond cocok bagi yang intoleransi laktosa atau vegan.
-
Protein rendah, beberapa varian mengandung gula atau aditif, dan produksinya membutuhkan banyak air sehingga perlu dipilih dengan bijak.
JAKARTA - MEDIA POSITIF, Susu almond memiliki rendah kalori, kaya vitamin E, ramah bagi yang intoleransi laktosa, dan dapat dipilih dengan bijak untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
Wajar jika Anda merasa ragu saat ingin beralih ke susu nabati. Mengubah pola konsumsi bukan keputusan kecil, karena setiap tubuh memiliki kebutuhan dan respons yang berbeda.
Rasa bingung ini wajar, terutama bagi anda yang baru mencoba gaya hidup sehat. Setiap orang tentu memiliki kebutuhan tubuh dan preferensi yang berbeda yang mana bisa memilih mana yang harus dikonsumsi dan bukan keputusan kecil.
3 manfaat mengkonsumsi susu almond untuk kesehatan
Susu almond memiliki segudang manfaat yang baik untuk tubuh anda terutama bagi anda yang mencari susu yang ramah untuk tubuh. Berikut ini beberapa keunggulan:
1. Rendah kalori
Susu almond mengandung sekitar 30–50 kalori per cangkir, sehingga bisa menjadi alternatif yang ringan bagi Anda yang ingin mengurangi asupan kalori.
Jika anda sedang menjaga berat badan atau menjalani diet, minuman ini bisa menjadi minuman andalan, membantu terhidrasi tanpa menambah beban kalori berlebih.
2. Meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol
Dengan kandungan vitamin E dan lemak sehat, susu almond bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol jahat.
Antioksidannya juga berperan melawan stres oksidatif, sehingga anda dapat merasa lebih tenang mengetahui tubuh bisa meningkatkan sistem kardiovaskular..
3. Meningkatkan kesehatan tulang
Susu ini memiliki kandungan kalsium dan vitamin D yang mana berfungsi bagus banget untuk mendukung kepadatan tulang, mencegah risiko osteoporosis, dan bisa menjadi pilihan bagi anda yang mencoba menghindari produk hewani.
3 kekurangan yang didapatkan ketika mengkonsumsi susu almond
Meskipun susu almond memiliki banyak manfaat, setiap pilihan susu nabati memiliki kelebihan dan kekurangan. Penting untuk memperhatikan hal-hal ini agar anda bisa mengetahui kekurangan susu almond ketika dikonsumsi:
1. Kandungan protein rendah
Dengan hanya sekitar 1 gram protein per sajian, susu almond memang bukan sumber protein utama seperti susu sapi atau susu kedelai.
Bagi atlet atau siapa pun yang bergantung pada protein untuk peulihan otot, penting untuk menyadari hal ini dan menyesuaikan asupan protein agar tetap meningkatkan kebutuhan tubuh.
2. Kurang nutrisi
Berbeda dengan beberapa jenis susu lainnya, susu almond secara alami rendah beberapa nutrisi penting seperti vitamin B12, kalium, dan fosfor. Menyadari hal ini bisa membantu anda membuat pilihan yang lebih tepat untuk tubuh.
3. Mengandung gula
Meskipun susu almond sehat dibandingkan beberapa jenis susu lain, beberapa varian masih mengandung gula yang bisa mempengaruhi gula darah. Beberapa merek juga menambahkan karagenan, bagi pencernaan sensitif bisa memicu rasa tidak nyaman pada tubuh.
Mengetahui hal ini bisa membantu anda dalam memilih produk yang lebih sesuai dengan tubuh dan menjaga kenyamanan saat menikmatinya.
Anda mungkin sedang mempertimbangkan alternatif seperti susu kacang polong atau kedelai untuk protein, sementara susu oat bisa menjadi pilihan ideal jika anda ingin opsi yang lebih ramah lingkungan.***
Original Article: Almond Milk Pros & Cons: A Complete Guide to Nutrition and Health

Komentar