JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Mengurangi konsumsi gula memang terdengar mudah, tetapi kenyataannya tidak selalu demikian. Gula ada di berbagai makanan sehari-hari yang bahkan tidak terasa manis, seperti yoghurt, saus kacang, hingga frozen food. Namun, kamu masih bisa mengurangi asupan gula tanpa tersika dengan cara berikut.
Cara Mengurangi Gula Tanpa Merasa Tersiksa
Makanan manis sering dikaitkan sebagai hadiah bagi diri sendiri karena sudah bekerja keras atau merayakan sesuatu. Misalnya, makan kue saat berulang tahun, minum matcha atau minum es kopi susu gula aren ketika hari terasa berat.
Selain itu, makanan yang terlihat sehat sering kali mengandung gula, seperti salad dressing, saus pasta, hingga yoghurt kemasan. Itulah kenapa cukup sulit mengurangi gula.
Bahkan, berhenti mengonsumsi gula secara tiba-tiba sering kali membuat keinginan makan makanan manis semakin kuat dan akhirnya kembali ke kebiasaan lama.
Agar lebih mudah dijalani, berikut beberapa cara mengurangi gula yang bisa kamu coba.
1. Kurangi Gula Secara Bertahap
Tidak perlu langsung berhenti total. Mulailah dengan mengurangi porsi makanan atau minuman manis yang biasa kamu konsumsi.
Misalnya, jika biasanya minum teh manis setiap hari, coba kurangi jumlah gulanya sedikit demi sedikit. Lama-kelamaan, lidah akan beradaptasi sehingga kamu tidak lagi membutuhkan rasa yang terlalu manis.
2. Waspadai Trik Makanan Olahan
Banyak produk olahan dirancang agar terasa semakin nikmat dengan menggabungkan rasa manis, tekstur renyah, lembut, atau kenyal. Kombinasi ini membuat kita cenderung ingin terus makan.
Karena itu, biasakan membaca label kemasan dan batasi konsumsi makanan olahan yang tinggi gula tambahan.
3. Kelola Stres dengan Cara Lain
Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan manis.
Sebelum mengambil camilan manis, coba berhenti sejenak. Tarik napas dalam, berjalan kaki sebentar, atau lakukan aktivitas yang membuatmu lebih rileks. Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi keinginan makan karena stres.
4. Nikmati Makanan Manis dengan Penuh Kesadaran
Jika ingin makan cokelat atau pencuci mulut, cobalah menikmatinya secara perlahan. Perhatikan aroma, tekstur, dan rasanya di setiap gigitan.
Dengan makan secara sadar (mindful eating), kamu biasanya akan merasa puas meski hanya mengonsumsi sedikit.
5. Tunda Keinginan Makan Manis
Saat muncul keinginan makan makanan manis, jangan langsung menurutinya. Coba tunggu selama satu menit. Jika rasa ingin makan masih ada, tunggu lagi satu menit berikutnya.
Teknik ini dikenal sebagai urge surfing. Sering kali keinginan tersebut akan berkurang jika tidak langsung dipenuhi.
6. Tanyakan pada Diri Sendiri, Benar Lapar atau Hanya Bosan?
Sebelum mengambil camilan manis, coba tanyakan pada diri sendiri, "Apakah aku benar-benar lapar?"
Bisa jadi sebenarnya kamu hanya bosan, lelah, atau sedang mengalami tekanan. Jika memang bukan karena lapar, alihkan perhatian dengan melakukan aktivitas lain, seperti membaca buku, mengobrol, atau berjalan santai.
7. Ingat Dampak Konsumsi Gula Berlebihan
Sesekali mengingat kembali dampak konsumsi gula berlebihan bisa membantu kamu lebih bijak dalam memilih makanan.
Konsumsi gula yang terlalu banyak dalam jangka panjang diketahui dapat meningkatkan risiko obesitas, resistensi insulin, hingga penyakit hati berlemak non-alkohol. Bukan berarti kamu harus takut makan makanan manis, tetapi jadikan informasi ini sebagai pengingat untuk mengonsumsinya secukupnya.
>> Baca juga: 13 Camilan Sehat Rendah Kalori yang Mengenyangkan dan Cocok untuk Diet
8. Jangan Datang ke Acara dalam Keadaan Lapar
Saat menghadiri pesta atau acara keluarga, biasanya tersedia banyak makanan dan minuman manis.
Jika datang dalam keadaan sangat lapar, kamu akan lebih sulit mengontrol porsi makan. Sebelum berangkat, cobalah mengonsumsi makanan yang mengenyangkan, misalnya yogurt Yunani tanpa pemanis dengan tambahan kayu manis atau buah segar. Dengan begitu, keinginan menyantap makanan manis secara berlebihan bisa berkurang.
Mengurangi gula bukan berarti kamu tidak boleh lagi menikmati kue ulang tahun atau es krim favorit. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan dan membatasi porsinya.
Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten biasanya lebih mudah dipertahankan dibandingkan perubahan drastis. Seiring waktu, lidah akan terbiasa dengan rasa yang tidak terlalu manis sehingga keinginan mengonsumsi gula pun perlahan berkurang.
Daripada memaksakan diri berhenti total, fokuslah membangun kebiasaan yang lebih sehat secara bertahap. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa mengonsumsi gula secara berlebihan.
Struggling to Reduce Sugar? Here are 8 Ways to Do It Without Feeling Miserable
Komentar