Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Nutrisi

7 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui

AN
AM
×
AN
AN
Penulis Media Positif
AM
Amy Richter, MS, RD
Full Credit
AN , Amy Richter, MS, RD |
7 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui
Manfaat kombucha

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Kombucha merupakan minuman fermentasi yang semakin populer karena disebut-sebut memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Minuman ini dibuat dari teh hitam atau teh hijau yang difermentasi menggunakan koloni bakteri dan ragi (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast atau SCOBY).

Selain memiliki cita rasa asam yang khas, kombucha juga mengandung probiotik, antioksidan, serta berbagai senyawa hasil fermentasi yang diduga berkontribusi terhadap kesehatan tubuh.

Manfaat Kombucha untuk Kesehatan

Meski demikian, sebagian besar manfaat kombucha masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia. Lantas, apa saja manfaat kombucha untuk kesehatan? Simak ulasannya berikut.

1. Mengandung Probiotik yang Baik untuk Pencernaan

Salah satu manfaat kombucha untuk kesehatan yang paling dikenal adalah kandungan probiotiknya.

Selama proses fermentasi, bakteri dan ragi menghasilkan berbagai mikroorganisme yang dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

Probiotik diketahui berperan dalam:

  • Menjaga kesehatan saluran pencernaan.

  • Membantu mengurangi peradangan.

  • Mendukung fungsi sistem imun.

  • Berpotensi membantu mengontrol berat badan melalui kesehatan mikrobiota usus.

Namun, jumlah dan jenis probiotik pada kombucha dapat berbeda-beda tergantung proses pembuatannya.

2. Mengandung Antioksidan dari Teh

Kombucha yang dibuat dari teh hijau atau teh hitam tetap mengandung senyawa antioksidan alami, terutama polifenol.

Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis.

Jika dibuat dari teh hijau, kombucha juga berpotensi memberikan manfaat serupa dengan teh hijau, seperti:

  • Membantu menjaga kadar kolesterol.

  • Mendukung metabolisme tubuh.

  • Membantu mengontrol kadar gula darah.

  • Berpotensi menurunkan risiko beberapa penyakit kronis.

3. Berpotensi Menjaga Kesehatan Hati

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kombucha memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi hati dari kerusakan akibat zat beracun.

Efek ini diduga berasal dari kandungan polifenol dalam teh yang membantu mengurangi stres oksidatif pada sel hati.

Meski hasil penelitian awal cukup menjanjikan, hingga saat ini masih belum ada cukup bukti dari penelitian pada manusia untuk memastikan manfaat tersebut.

4. Membantu Menghambat Pertumbuhan Bakteri Berbahaya

Selama fermentasi, kombucha menghasilkan asam asetat, yaitu senyawa yang juga terdapat pada cuka.

Asam asetat bersama polifenol dalam teh diketahui memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri penyebab penyakit, seperti:

  • Escherichia coli (E. coli).

  • Salmonella typhi

Menariknya, penelitian laboratorium menunjukkan bahwa efek antimikroba tersebut tidak menghambat pertumbuhan bakteri baik yang berperan dalam proses fermentasi kombucha.

5. Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa konsumsi kombucha dapat membantu:

  • Menurunkan kadar kolesterol LDL ("kolesterol jahat").

  • Meningkatkan kadar kolesterol HDL ("kolesterol baik").

Karena kombucha berasal dari teh, terutama teh hijau, minuman ini juga diduga memiliki manfaat serupa dalam membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Namun, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.

6. Membantu Mengontrol Gula Darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kombucha berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah.

Dalam penelitian pada hewan, kombucha diketahui dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat sehingga peningkatan gula darah menjadi lebih terkendali.

Sementara itu, beberapa penelitian awal pada manusia juga menunjukkan bahwa konsumsi kombucha setiap hari selama beberapa minggu berkaitan dengan penurunan kadar gula darah puasa serta respons gula darah setelah makan.

Meski hasilnya menjanjikan, penelitian yang tersedia masih terbatas sehingga kombucha tidak boleh dijadikan pengganti pengobatan diabetes.

7. Berpotensi Membantu Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Kandungan polifenol dan antioksidan dalam teh diduga berperan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

Penelitian pada kultur sel menunjukkan bahwa kombucha dapat membantu menghambat pertumbuhan dan penyebaran beberapa jenis sel kanker.

Para peneliti menduga polifenol bekerja dengan menghambat mutasi gen, mengurangi pertumbuhan sel kanker, sekaligus merangsang kematian sel abnormal.

Namun, hingga saat ini manfaat tersebut baru dibuktikan pada penelitian laboratorium. Belum ada bukti kuat bahwa kombucha dapat mencegah atau mengobati kanker pada manusia.

Baca juga: Jamur dan Makanan Fermentasi Meredakan Nyeri Haid Pada Wanita

Apakah Kombucha Aman Dikonsumsi?

Secara umum, kombucha yang diproduksi secara higienis aman dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Namun, kombucha tetap memiliki beberapa risiko, terutama jika dibuat sendiri di rumah tanpa proses fermentasi yang benar. Kontaminasi bakteri atau jamur dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Selain itu, kombucha juga mengandung sedikit alkohol dan asam organik hasil fermentasi. Oleh karena itu, beberapa kelompok sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya, seperti:

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Penderita penyakit hati tertentu.
  • Orang yang sensitif terhadap alkohol atau kafein.

Batasi konsumsi kombucha sekitar 1 gelas (240 mL) per hari, terutama jika baru pertama kali mencobanya.

Manfaat kombucha untuk kesehatan meliputi membantu menjaga kesehatan pencernaan berkat kandungan probiotik, menyediakan antioksidan, berpotensi melindungi hati, menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, menjaga kesehatan jantung, membantu mengontrol gula darah, hingga berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker.

Meski demikian, sebagian besar penelitian mengenai manfaat kombucha masih dilakukan pada hewan atau di laboratorium. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk memastikan efektivitasnya.

Jika ingin mengonsumsi kombucha, pilih produk yang diproses secara higienis dan jadikan sebagai pelengkap pola makan sehat, bukan pengganti pengobatan medis.

7 Evidence-Based Health Benefits of Kombucha
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!