Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Support

Menemukan Makna Hidup Tanpa Menunggu Keadaan Sempurna

Hidup tenang adalah bonus.
Nabila Feb
LA
×
Nabila Feb
Nabila Feb
Penulis Media Positif
LA
laura bilbao
Full Credit
Nabila Feb , laura bilbao |
Menemukan Makna Hidup Tanpa Menunggu Keadaan Sempurna
Menunda tujuan pribadi karena menganggap stres menyita seluruh ruang di kepala. (Sumber: pexels.com)
IklanBuka rekening Krom, dapat bonus hingga Rp150.000

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Banyak dari kita berpikir bahwa kita baru bisa mengejar hal-hal penting dalam hidup ketika keadaan sudah lebih tenang.

Kita menunda impian dan tujuan sampai pekerjaan tidak lagi terlalu padat, jadwal harian lebih longgar, atau berbagai kewajiban mulai berkurang. Seolah-olah, tekanan hidup sudah menyita begitu banyak waktu dan energi hingga kita tidak punya ruang lagi untuk melakukan hal-hal yang benar-benar berarti.

Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Applied Positive Psychology menawarkan sudut pandang berbeda. Penelitian ini mengkaji hubungan antara tekanan, jenis motivasi, dan perasaan seseorang terhadap makna hidupnya.

Dua Jenis Motivasi dalam Diri

Para peneliti membedakan dua jenis motivasi yang dapat memengaruhi cara seseorang menjalani kesehariannya.

1. Motivasi Otonom

Motivasi ini muncul ketika kamu melakukan sesuatu karena memang menganggapnya penting dan sesuai dengan nilai-nilai pribadi. Kamu menjalani suatu aktivitas karena memiliki keinginan sendiri, bukan semata-mata untuk memenuhi tuntutan orang lain.

2. Motivasi Terkontrol

Motivasi ini muncul ketika tindakanmu lebih banyak didorong oleh tekanan dari luar, tuntutan pekerjaan, kewajiban, atau rasa bersalah. Kamu mungkin melakukan sesuatu karena merasa harus melakukannya, bukan karena benar-benar menginginkannya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan eksternal dan motivasi terkontrol berkaitan dengan kondisi emosional yang kurang baik, termasuk gejala kecemasan dan depresi. Namun, tekanan tidak serta-merta menghilangkan makna yang dirasakan seseorang dalam hidupnya.

Keduanya dapat berjalan berdampingan. Tekanan bisa membuatmu merasa lelah dan terbebani, sementara motivasi otonom membantumu tetap melihat tujuan dari hal-hal yang sedang kamu jalani.

Artinya, kamu bisa merasa tertekan karena pekerjaan yang menumpuk, tetapi tetap menemukan makna dalam apa yang sedang kamu perjuangkan. Kesibukan dan tekanan hidup tidak selalu membuatmu kehilangan arah atau melupakan hal-hal yang penting bagimu.

Mengapa Kita Tidak Perlu Menunggu?

Ketika merasa bahwa tekanan hidup menghalangi kita untuk menjalani sesuatu yang bermakna, kita cenderung menunda. Kita menunggu sampai pekerjaan selesai, masalah mereda, atau keadaan menjadi lebih ideal sebelum mulai memikirkan apa yang sebenarnya ingin kita capai.

Padahal, kehidupan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Tuntutan dan kesibukan bisa datang silih berganti. Jika terus menunggu sampai semuanya terasa tenang, kamu mungkin akan kesulitan menemukan waktu yang tepat untuk memulai.

Penelitian ini memberikan perspektif yang menarik: kamu tetap bisa mencari makna dalam hidup meskipun sedang menghadapi tekanan.

Kamu tidak harus langsung mengambil langkah besar. Mulailah dengan mengenali hal-hal yang benar-benar penting bagimu, kemudian sisihkan sedikit waktu untuk melakukannya. Bisa dengan mengembangkan keterampilan yang kamu sukai, menjalani hobi, atau mengambil langkah kecil menuju tujuan jangka panjang.

Dengan begitu, kamu tetap punya ruang untuk menjalani hal-hal yang berarti tanpa harus menunggu semua urusan selesai terlebih dahulu.

Menemukan Makna di Tengah Tekanan

Rasa lelah dan perasaan bahwa hidup memiliki tujuan bisa hadir pada waktu yang bersamaan. Kamu mungkin kelelahan setelah menyelesaikan pekerjaan seharian, tetapi tetap merasa puas karena pekerjaan tersebut membantumu mencapai sesuatu yang penting.

Begitu pula ketika kamu sedang berusaha meraih impian. Prosesnya mungkin tidak selalu mudah, tetapi kamu bisa tetap menemukan alasan untuk melanjutkan langkah selama tujuan tersebut memang berarti bagimu.

Karena itu, menemukan makna hidup tidak selalu harus dimulai setelah semua beban berkurang. Kamu bisa mulai dengan mengenali apa yang kamu hargai, memahami alasan di balik tujuanmu, dan meluangkan waktu untuk hal-hal tersebut sesuai dengan kemampuanmu saat ini.

Tentu saja, ini bukan berarti kamu harus terus memaksakan diri di tengah tekanan. Beristirahat, menetapkan batasan, dan meminta bantuan ketika dibutuhkan tetap penting. Kamu tidak perlu mengabaikan kebutuhan diri sendiri demi mengejar tujuan.

Kehidupan yang lebih tenang mungkin membuat segalanya terasa lebih mudah. Namun, kamu tetap bisa menemukan hal-hal yang bermakna di tengah keseharian yang belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan.

psychologytoday.com
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!